Dea Rizkita Bawa Filosofi ‘Ibu Pertiwi’ Ke Ajang Kecantikan Internasional

0
414

Dea-Rizkita-Bawa-Filosofi-‘Ibu-Pertiwi’-Ke-Ajang-Kecantikan-Internasional

Kabarmaya.co.idSebuah ajang kecantikan internasional bertajuk ‘Miss Miss Grand International‘ tahun ini berlangsung di Vietnam. Bersama 71 Negara lainnya, Indonesia mengirimkan wakilnya untuk ikut berkompetisi memperebutkan gelar ratu kecantikan yang berfokus pada misi-misi perdamaian seperti menghentikan kekerasan dan perang. Adalah Dea Goesti Rizkita, gadis asal Jawa Tengah yang dikirimkan oleh Yayasan Puteri Indonesia sebagai perwakilan Indonesia dalam ajang tersebut.

Dea merupakan pemegang gelar Puteri Indonesia Perdamaian 2017. Telah berlangsung sejak 5 Oktober 2017, salah satu agenda yang berlangsung dalam ajang ‘Miss Grand Internasional’ adalah National Costume Competition atau kompetisi busana. Dalam sesi tersebut, Dea sukses membuat publik tercengang dengan kostumnya yang elegan dan menawan. Diberi nama ‘Ibu Pertiwi’, kostum mahakarya dari Morphacio Body Art dan Mayaratih ini memiliki makna yang cukup dalam mengenai kecintaan akan bumi pertiwi Indonesia.

Setiap detail yang ada dalam kostum ini merepresentasikan Indonesia dan kejayaan Negeri ini, bahwa langit adalah sang ayah, dan bumi adalah sang ibu. Dengan dominasi warna biru, kostum ini menggambarkan kejayaan Indonesia sebagai Negara maritim yang jaya. Lingkaran bulan menggambarkan sosok perempuan, sementara lima kristalnya menjadi perlambang keselarasan manusia Indonesia dengan Pancasila sebagai ideologinya.

Tidak berhenti sampai di situ saja, kostum Nasional ‘Ibu Pertiwi’ memiliki kejutan yang menakjubkan di bagian ekornya. Dilapisi tujuh kain nusantara yang menggambarkan ragam rupa budaya di Indonesia, terdapat pula ornamen candi yang menghiasi ekor yang menggambarkan insan-insan Indonesia sebagai para pribadi yang mencari pencerahan diri, sebab tubuhnya adalah candi, tubuh adalah baitnya.