Mobile Site

Vagina Berbau? Mungkin Hal Berikut Menjadi Kebiasaan Anda

Kesehatan 17 View

Vagina-Berbau-Mungkin-Hal-Berikut-Menjadi-Kebiasaan-Anda

Kabarmaya.co.id – Faktanya, vagina akan selalu mengeluarkan bau yang kurang sedap pada waktu tertentu. Memang hal ini merupakan hal yang tidak bisa dihindari dan merupakan hal yang normal. Mengingat vagina juga menjaga kadar pH agar senantiasa lembap dan jarang terkena udara sehingga bisa menyebabkan bau tak sedap. Namun perlu diperhatikan pula kondisi bau yang ditimbulkan oleh vagina. Berikut adalah beberapa kebiasaan yang mungkin sering Anda lakukan dan justru membuat vagina berbau tak sedap.

Salah pakai celana dalam

Celana dalam yang super ketat menyebabkan frekuensi gesekan jadi lebih sering. Hal itu dapat menyebabkan berbagai macam masalah, mulai dari iritasi kulit hingga rambut yang bertumbuh ke dalam. Celana dalam ketat dan lembap dari keringat adalah salah satu risiko yang berkontribusi terhadap perkembangan infeksi ragi. Bahan terbaik untuk celana dalam adalah kain-yang-memungkinkan kulit untuk bernapas, seperti katun murni.

Membilas dari belakang ke depan

Menyeka dari bokong ke depan akan memindahkan berbagai macam bakteri asing ke dalam vagina Anda. Itu yang bisa Anda lakukan jika vagina mulai punya bau tak sedap. Ada baiknya melakukan pencegahan sedini mungkin agar tidak terjadi masalah lainnya.

Tak handukan hingga kering

Perpakaian lengkap sebelum tubuh sepenuhnya kering setelah mandi sangat tidak sehat untuk kondisi vagina. Memakai celana dalam saat Anda masih setengah kering sama saja membiarkan daerah vagina menjadi ladang infeksi jamur. Ragi menyukai tempat hangat dan lembap. Semua wanita memiliki ragi dan bakteri dalam vagina, tetapi ketidakseimbangan inilah yang memicu peradangan infeksi. Luangkan sedikit waktu untuk mengeringkan vagina guna mencegah infeksi jamur, terutama jika Anda rawan terhadap kondisi ini.

Konsumsi makanan penyebab vagina bau

Makanan yang berbau kuat dan berempah memiliki potensi sebagai penyebab vagina bau, misalnya kopi, ubi, bawang, kari, dan rempah-rempah lainnya. Konsumsi daging merah, susu dan produk susu, serta alkohol yang berlebihan juga dapat mengubah aroma vagina Anda. Diet tinggi probiotik, seperti gandum utuh serta sayur dan buah-buahan dapat membantu menjaga keseimbangan pH alami vagina dan mungkin menghasilkan aroma yang lebih ringan.

Untuk menghindari hal tersebut sebaiknya bersihkan area kewanitaan itu terutama setelah olahraga, selama menstruasi atau keputihan yang lebih banyak dari biasanya, atau bahkan setelah berhubungan seks. Menjaga kebersihan pribadi sangat penting untuk menghindari masalah pada vagina.

Loading...
@ Copyright 2016 - 2018 Kabarmaya.co.id