Home Info Kesehatan Hindari Alergi Anak Melalui ASI Ekslusif

Hindari Alergi Anak Melalui ASI Ekslusif

1063
0

Waspada-Bayi-Membiru-Saat-Menangis-Kemungkinan-Kelainan -Jantung

Kabarmaya.com – Akhir-akhir ini dunia kesehatan banyak menangani masalah alergi yang menyerang kesehatan anak-anak usia dini. Alergi yang menyerang tubuh anak-anak tidak lepas dari masalah imun tubuh yang dibangun dari dalam tubuh anak itu sendiri.

Meningkatnya masalah alergi pada anak disikapi oleh sebagian dokter anak Indonesia sebagai masalah yang harus diperhatikan orang tua. Alergi tidak akan muncul seandainya saja orang tua khususnya ibu memberikan ASI eksklusif selama 6 bulan.

“Anak alergi bisa disebabkan faktor genetik dan lingkungan. Usahakan ASI nomor satu dan lingkungan dijaga. Tapi pada kondisi ibu tidak dapat memberikan ASI, IDAI merekomendasikan penggunaan formula hidrolisat parsial whey dan formula hidrolisat esktensif kasein untuk mengurangi risiko alergi dan beban ekonomi negara kedepannya,” kata Dokter Spesialis Anak Sub-Spesialis Alergi-Imunologi dari RSCM, DR. dr. Zakiudin Munasir, Sp.A(K)

Pemberian formula khusus ketika ibu tidak bisa menyusui ternyata sangat penting. Hal ini berkaitan dengan sistem imun anak-anak yang masih dalam masa pembangunan sistem. Jadi tidak ada alasan lagi bagi seorang ibu untuk tidak memberi nutrisi kepada buah hatinya.

Selain itu spesialis Anak sekaligus anggota Forum Nasional Sadar Alergi (ForNASA), Prof. dr. Sofyan Ismael, Sp.A(K) menambahkan bahwa pemilihan formula hidrolisat parsial memberikan palatabilitas atau rasa yang lebih baik dan lebih ekonomis dibandingkan dengan formula hidrolisat ekstensif.

“Alergi tidak hanya membebani keluarga dari segi klinis tetapi juga memiliki dampak negatif yang dapat mempengaruhi kualitas hidup dan beban ekonomi keluarga, hingga beban ekonomi negara,” jelasnya.

Maka dari itu untuk ibu-ibu yang sehat disarankan memberikan ASI eksklusifnya minimal 6 bulan kepada bayinya. Jika lebih dari itu diperbolehkan, sampai bayi sudah sampai waktunya untuk disapih.

Loading...