Home Info Kesehatan Mual Setelah Makan? Ini Dia Penyebab Utamanya!

Mual Setelah Makan? Ini Dia Penyebab Utamanya!

612
0

mual-setelah-makan-ini-dia-penyebab-utamanya

Kabarmaya.co.id – Makan merupakan hal yang sangat dinanti-nanti manusia, apalagi setelah capek bekerja sepanjang hari. Makan berarti memberikan asupan gizi dan mengembalikan energi usai digunakan untuk berkegiatan.

Tapi terkadang bukannya puas usai makan, justru merasa mual karena memakan makanan tertentu. Terjadinya rasa mual disebabkan oleh beberapa faktior yang mempengaruhi. Dimungkinkan orang mual karena sakit perut hingga indikasi hamil bagi wanita.

Dengan melihat gejala-gejalanya, dilansir dari Healthline, Sabtu (22/10/2016), berikut ini adalah penyebab mengapa terjadi rasa mual usai makan.

  1. Alergui makanan – Tidak semua orang bisa memakan-makanan yang disediakan sebagai menu makan. Ada sebagian makanan yang menajdi sensitif di perut sebagian orang. Misalnya saja makanan seperti seafood, kacang-kacangan, atau telur yang dapat menipu kekebalan tubuh. Ketika makanan yang sensitif masuk ke perut, sistem kekebalat tubuh akan mengeluarkan histamin dan berbagai senyawa kimia lainnya sehingag terjadi alergi siawali dengan mual, hingga gatal-gatal dan mulut bengkak.
  2. Keracunan makanan – Makanan yang beracun merupakan makanan yang sudah terkontaminasi bakteri, virus, dan parasit yang bersarang pada makanan tersbeut. Jika tertelan dan masuk ke dalam perut, perut akan mengalami sakit. Biasanya akan terjadi mual, muntah, hingga diare.
  3. Virus – Virus yang berada dalam perut biasanya terjadi ketika ada gangguan pencernaan seperti infeksi usus dan memicu gejal gastroinestinal seperti mual, muntah, dan diare. Infeksi virus perut seperti ini bisa terjadi lantaran terlalu dekat dengan orang yang terserang penyakit. Mual akan hilang ketika tubuh beristirahat beberapa hari.
  4. Kehamilan – Bagi wanita mual bukan hanya berarti sedang sakit melainkan juga sebagai tanda bahwa ada janin di dalam perut. Lasa gelisah dan mual pada orang hamil biasa disebut dengan ‘moorningsickness’. Mual pada ibu hamil biasanya dirasakan pada bulan kedua kehamilan, namun tenang keadaan ini tidak membahayakan ibu dan janin.
  5. Stres – Stres adalah keadaan yang bisa mempengaruhi emosi. Selain itu stres juga bisa mempengaruhi kesehatan fisik seperti kehilangan nafsu makan atau merasa sakit setelah makan. Rasa mual akan menghilang jika diri sendiri bisa mengontrol stres yang dialami.
  6. IBS – IBS atau yang kerap disebut sebagai sindrom iritasi usus. Gejalanya mencangkut ioritasi perut, diare, sembelit, serta mual. Jika mengalami keadaan seperti ini, sebisa mungkin hindari makanan yang menganggu pencernaan.
  7. Motion sickness – Sindrom ini disebut juga sebagai mabuk gerakan. Ini biasanya terjadi dalam perjalanan sehingga perut bergerak sehingga terasa mual.

Baca juga:

Sering Nyeri Saat Haid? Ini Penyebabnya

5 Manfaat Sahur Sebelum Puasa

Cara Mengurangi Risiko Keguguran Pada Trimester Pertama

 

Loading...