Mobile Site

3 Goa Jepang Di Indonesia, Tempat Mistis Penuh Sejarah

Wisata 536 View

3-Goa-Jepang-Di-Indonesia,-Tempat-Mistis-Penuh-Sejarah

Goa Jepang Biak (sumber gambar: mytravelingphotograph.blogspot.com)

Kabarmaya.co.idMenurut catatan sejarah selain Belanda dan Inggris, Indonesia juga pernah diduduki oleh Jepang selama 3,5 tahun lamanya. Semasa penjajahannya inilah Jepang banyak membuat bunker atau menempati goa yang sudah dibuat Belanda sebelumnya. Setelah masa penjajahan, goa-goa peinggalan Jepang ini masih banyak yang masih bisa ditemui bahkan ada yag sengaja dijadikan tempat wisata. Selain penuh dengan sejarah, ‘Goa Jepang’ juga dikenal dengan kemistisanya. Berikut tiga Goa Jepang tersohor di Indonesia yang wajib Anda ketahui:

  1. Goa Jepang di Biak, Papua

Dimulai dari daerah timur Indonesia, Goa Jepang pertama ada di wilayah Biak, Papua. Goa ini sebenarnya merupakan goa alami atau bukan goa yang sengaja dibuat oleh tangan manusia. Di dalam goa, Anda akan menemukan stalagtit yang menggantung di atap goa. Menurut catatan sejarah, Jepang memilih goa ini untuk berlindung karena letaknya yang strategis. Goa ini diketahui memiliki jalur tembus ke pesisir pantai sehingga mudah untuk pergerakan sekaligus untuk melarikan diri.

Di balik keindahannya yang menawan, Goa Jepang di Biak ini ternyata juga merupakan kuburan massal. Pada saat itu, tentara Amerika telah mengirimkan beberapa mata-mata yang kemudian mereka menjatuhkan bom tepat di goa tersebut. Hingga kini, goa Jepang di Biak ini masih sering dikunjungi oleh orang Jepang yang berkunjung ke Biak. Disana, pengunjug juga akan menemukan ruang penyimpanan tulang belulang tentara Jepang korban bom AS legkap dengan ruang penyimpanan segala peralatan perang Jepang.

  1. Lobang Jepang di Bukittinggi, Sumatera Barat

Di masa kependudukannya, Jepang sempat membuat terowongan sepanjang 60 meter di bawah kota Bukittinggi Sumatra Barat. Oleh masyarakat sekitar, tempat ini lebih akrab disebut sebagai Lobang Jepang. Tempat ini kini menjadi salah satu tempat wisata andalan Bukittinggi dengan total 1,5 kilometer terowongan yang terbuka untuk umum dan sisanya sudah ditutup oleh pemerintah.

Lobang Jepang memiliki dua pintu masuk, pertama dari Taman Panorama dan yang kedua dari pintu masuk samping jalan raya yang mengarah ke Ngarai Sianok. Lobang Jepang yang ada sekarang sebenarya bukanlah bentuk asli, melainkan sudah dibangun oleh pemerintah daerah. Bagian dinding sudah disemen dan bagian alas sudah diberi konblok dan pencayaan lampu listrik juga sudah diberikan. Dahulu, Lobang Jepang memiliki 21 lorong yang difungsikan sebagai barak tetara, ruang sidang, kamar komando, pintu penyergapan, pintu pelarian, hingga dapur pembantaian.

Lobang Jepang sendiri dibangun pada tahun 1944 dan proses pembangunannya dilakukan pada malam hari. Menurut sejarah, para pekerja paksanya merupakan orang jawa atau petai luar Bukittinggi, sehingga orang asli Bukittinggi tidak mengetahui keberadaan goa tersebut. Menurut kabar, jika jalur Lobang Jepang dibuka, salah satu jalan keluarnya ada di dekat Jam Gadang.

  1. Goa Jepang di Bandung, Jawa Barat

Di wilayah Taman Hutan Ir. Juanda yag ada di Bukit Dago Pakar, Bandung, juga teradapat Goa Jepang. Menurut catatan sejarah, kawasan Tahura ini sebenarnya merupakan bekas situs purbakala. Di kawasan tersebut ditemukan berbagai jenis artefak peradaban manusia prasejarah enam ribu tahun silam. Seperti yang sudah disebutkan di awal, di kawasan Tahura juga terdapat Goa Jepang atau lebih tepatnya Goa Belanda yang diambil alih oleh Jepang. Goa yang dibuat pada tahun 1812 ini berjarak sekitar 300 meter dari pintu utama. Sekitar tahun 1918, ruang dalam goa diperbanyak yang kemudian dimaksimalkan fungsinya pada tahu 1941. Di dalam goa, terdapat 15 cabang lorong dan tiga diantaranya menghubungkan dengan pintu masuk.

Menurut informasi, goa ini awalnya didesain sebagai terowonga air untuk menggerakkan turbiin di PLTA Bengkok. Di bagian atas terowongan terdapat kolam penampungan air. Terowongan ini kemudian dialihfungsikan menjadi pusat telekomunikasi karena letaknya yang strategis. Lalu, dijadika pusat penyimpanan senjata dan mesiu setelah diambil alih tentara Jepang. Saat masuk goa, Anda akan menemukan ruang tahanan serta radio komunikasi. Dikabarkan jika goa ini tembus ke bagian belakang bukit yang menjadi jalan tembus menuju Maribaya.

Loading...
@ Copyright 2016 - 2018 Kabarmaya.co.id