Mobile Site

Perceraian Ternyata Berdampak Buruk Untuk Kesehatan

Kesehatan 380 View

Perceraian-Ternyata-Berdampak-Buruk-Untuk-Kesehatan

Kabarmaya.co.id – Dalam membina suatu rumah tangga sudah seharusnya memelihara dari keharmonisan. Setiap pasangan yang menikah tentunya sudah tahu dulu karakter setiap masing-masing calon pasangan, maka dari itu sebelum melangkah ke jenjang pernikahan tentunya ini jadi salah satu proses penting. Membina suatu rumah tangga tentunya yang dinginkan sakinah, mawadah, warohhmah, tapi terkadang semua itu juga jadi pengahalangnya. Banyak juga sekarang ini perceraian yang sebabnya itu terkadang juga sepele jadi sebelum terjadi perbaiki semuanya dengan baik.

Akibat perceraian memang sangat berdampak pada aspek kehidupan, salah satunya adalah dari kesehatan dan berikut ini dampak yang bisa ditimbulkan:

Fluktuasi Berat Badan – perceraian erat kaitannya dengan stres, dan salah satu efek stres adalah perubahan pola makan. Seseorang yang sedang mengalami perceraian bisa beralih ke makanan yang manis dan berlemak, dan berakibat pada peningkatan berat badan. Sebaliknya, stres juga bisa menurunkan nafsu makan secara drastis sehingga terjadi ketidakseimbangan nutrisi.

Sindrom Metabolik – masih berhubungan dengan berat bada, gangguan pola makan dalam jangka panjang juga meningkatkan resiko sindrom metabolik. Di dalamnya termasuk tekanan darah tinggi, gula darah tinggi, kolestrol tinggi, dan kelebihan lemak. Bahkan sebuah penelitian mengatakaan bahwa perempuan bercerai lebih rentan mengalami sindrom metabolik. Hal ini sama berlakuknya juga pada pernikahan yang tidak bahagia.

Penyakit Kardiovaskuler – sebuah penelitian menemukan bahwa pria paruh baya lebih rentan mengalami penyakit jantung dan pembuluh darah ketika perkawinannya mengalami keretakan. Stres ketika bercerai disebut memicu reaksi inflamasi atau peradangan yang berdampak pada sistem peredaran darah.

Depresi dan Insomnia – stres karena bercerai bisa berlanjut menjadi depresi klinis. Depresi erat kaitannya dengan gangguan pola tidur. Insomnia banyak ditemukan pada orang-orang dengan riwayat depresi, termasuk yang diakibatkan oleh perceraian.

Penyakit Kronis – berbagai jenis penyakit kronis 20 persen lebih banyak ditemukan pada pasangan yang bercerai. Perceraian juga berdampak pada mobilitas yang terhambat, seperti susah naik tangga, dan kesulitan berjalan.

Itulah beberapa dampak kesehataan yang bisa ditimbulkan akibat dari sebuah perceraian. Beberapa masalah kesehatan biasanya muncul menyertai, tapi jika sudah diantisipasi mungkin tidak akan menyertai. Sebagus apapun itu perceraian itu tidak dibenarkan, seharusnya setiap pasangan harus mencoba mencari jalan keluar dari setiap masalah yang menerpa rumah tangganya jadi keharmonisan, kasih sayang, dan cinta kasih setiap pasangan yang membina rumah tangga akan selalu terjaga.

Loading...
@ Copyright 2016 - 2018 Kabarmaya.co.id