Home Informasi Travel Museum Auschwitz, Saksi Bisu Kekejaman Perang Dunia Ke II

Museum Auschwitz, Saksi Bisu Kekejaman Perang Dunia Ke II

320
0
Museum-Auschwitz,-Saksi-Bisu-Kekejaman-Perang-Dunia-Ke-II
Museum Auschwitz (sumber gambar: TripHobo)

Kabarmaya.co.idKetika pertama kali menjejakkan kaki di lokasi Auschwitz, aroma kekejaman peperangan sudah tercium. Dinding-dinding bangunan bekas penjara yang masih kokoh hingga kini dan kamp konsentrasi NAZI miliknya Jerman itu masih bisa memperdengarkan rintihan korban penyiksaan di zaman itu. Meskipun dimiliki oleh Jerman, namun Auschwitz berada di Polandia, tepatnya di kota Oświęcim, 60 km barat daya Krakow yang dulunya merupakan ibukota Polandia.

Film-film kelas dunia seperti ‘The Pianist, Anne Frank (The Whole Story)’, ‘The Boy in a Striped Pajamas’ dan masih banyak lagi lainnya juga mengambil lokasi langsung di Auschwitz. Auschwitz memiliki tiga kamp yaitu Auschwitz I, Auschwitz II-Birkenau, Auschwitz III-Monowitz. Memasuki pintu gerbang Auschwitz I, pengunjung disambut dengan kalimat dalam Bahasa Jerman ‘Arbeit macht frei’ yang berarti ‘freedom by working’. Memasuki bagian dalam Auschwitz I, pengunjung bisa melihat rumah-rumah bekas tahanan karena ini dulunya merupakan komplek hunian tahanan.

Ada beberapa benda-benda peninggalan para tahanan yang kini menjadi koleksi Museum Auschwitz. Sedangkan Auschwitz II-Birkenau adalah tempat dimana para tahanan diturunkan dari gerbong kereta yang pengap dan juga merupakan selection point dimana para tahanan yang baru tiba dipisahkan antara laki-laki dan perempuan.

Auschwitz III-Monowitz merupakan kamp penampungan bagi para buruh paksa yang bekerja untuk perusahaan kimia IG farben. Puluhan ribu orang meninggal dunia disana karena beban kerja yang tidak masuk akal dan makanan yang jauh dari layak. Dari keseluruhan tempat di Auschwitz, Gas Chamber atau ruangan gas beracun adalah tempat yang paling menyeramkan. Dulu di tempat ini ribuan orang dipaksa masuk ke dalamnya, lalu disemprotkan gas beracun dan dalam 15 menit saja orang-orang yang ada di dalamnya sudah meninggal dunia.

Loading...