Mobile Site

Jurusan Teknologi Pangan Semakin Banyak Diminati Calon Mahasiswa Bandung

Teknologi 16 View

Industri makanan semakin berkembang dari waktu ke waktu. Dengan semakin sibuknya masyarakat modern, tuntutan akan makanan instan tetapi sehat semakin tinggi. Namun, kebanyakan makanan instan dan cepat saji kurang berkualitas. Di sinilah, peran sarjana dan praktisi teknologi pangan diperlukan. Mereka mendalami cara pengolahan produk makanan agar dapat memenuhi kebutuhan masyarakat yang menginginkan makanan sehat berkualitas.

Apa itu teknologi pangan?

Sebagai mahasiswa jurusan teknologi pangan, kamu akan mempelajari dasar-dasar pertanian, pengangkutan hasil pangan, cara mempersiapkan makanan, dan banyak lagi. Kamu akan memastikan bahwa makanan yang diproduksi aman dikonsumi dan memenuhi kebutuhan gizi. Dengan mendapatkan landasan yang kuat dalam sains dan belajar menerapkannya pada masalah pangan di dunia nyata, calon sarjana jurusan teknologi pangan siap bekerja membantu menjaga pasokan makanan masyarakat tetap sehat.

Apa yang akan kamu pelajari di jurusan teknologi pangan?

Beberapa ilmu yang akan kamu pelajari selama belajar di jurusan teknologi pangan adalah ilmu pertanian, fisiologi manusia dan nutrisi, kimia makanan, pengolahan produk pertanian, aditif makanan, persiapan dan pengemasan makanan, penyimpanan dan pengiriman makanan, serta aspek terkait kesehatan dan keselamatan manusia termasuk toksikologi dan patologi. Maka dari itu, seorang calon mahasiswa teknologi pangan harus memiliki dasar matematika dan sains yang kuat serta tertarik terhadap makanan. Keinginan untuk menyelesaikan masalah pangan di dunia nyata juga merupakan bagian penting dari pekerjaan di bidang industri terkait pangan ini.

Jurusan teknologi pangan juga memberikan wawasan tentang efek sosial dari makanan yang dikonsumsi. Seperti yang telah kita ketahui, makanan adalah kebutuhan primer manusia. Kebutuhan untuk makan ternyata tidak semata-mata untuk memuaskan nafsu fisik belaka. Makanan juga memengaruhi aspek kebudayaan, psikologi, dan ekonomi manusia. Dengan wawasan yang didapat dari jurusan ini, diharapkan para sarjananya mampu menciptakan makanan yang membawa dampak positif pada segi-segi kehidupan manusia tersebut.

Apa saja prospek kerja lulusan jurusan teknologi pangan?

Lulusan teknologi pangan dapat berkarir di bidang industri makanan atau pemerintah. Setidaknya, ada sembilan karir yang sangat membutuhkan lulusan di bidang ini yaitu:

  1. Staf pengembangan produk

Karir sarjana teknologi pangan ini meliputi pengembangan produk makanan baru atau peningkatan kualitas produk sebelumnya. Kreativitas, keahlian evaluasi sensorik, dan kemampuan bekerja dalam tim dibutuhkan untuk dapat mengerjakan tugas sebagai pengembang produk yang baik.

  1. Staf penelitian dan pengembangan

Seorang peneliti di bidang teknologi pangan menggunakan keterampilan mikrobiologi, kimia, teknik, dan nutrisi mereka untuk menyelidiki prinsip-prinsip dan fenomena ilmiah yang berkaitan dengan komponen makanan, produk makanan, atau proses membuat makanan.

  1. Tim teknis

Pengetahuan tentang bahan baku dan bahan-bahan makanan yang melalui pemrosesan diperlukan untuk membuat produk makanan.

  1. Manajer pangan

Seorang manajer pangan bekerja mengawasi karyawan dan operasi pemrosesan makanan. Di samping pengetahuan tentang teknologi pangan, pekerjaan ini menuntut keahlian manajerial yang baik.

  1. Manajer jaminan mutu (quality assurance)

Pekerjaan ini menganalisis komponen produk makanan dan memantau produk jadi agar sesuai dengan standar perusahaan dan pemerintah.

  1. Tim pembuat peraturan

Lulusan teknologi pangan dapat bekerja di pemerintah di bagian pembuat peraturan mengenai makanan, misalnya Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Tugas-tugas yang dikerjakan meliputi mengembangkan kebijakan, menegakkan peraturan sanitasi dan pelabelan makanan, dan memastikan keamanan pasokan makanan.

  1. Penyuluh di bidang makanan

Tugas-tugas penyuluh di bidang makanan adalah menyampaikan informasi pendidikan dengan menggunakan berbagai metode pendidikan, termasuk pertemuan-pertemuan kelompok, lokakarya, media massa, dan metode elektronik.

  1. Pekerja di bidang industri makanan internasional

Banyak perusahan makanan besar multinasional memperjakan lulusan teknologi pangan dengan pengalaman internasional dan keahlian bahasa asing. Para lulusan juga dapat membantu warga negara berkembang melalui lembaga-lembaga kesejahteraan dunia seperti FAO, WHO, dan Korps Perdamaian.

  1. Pengajar profesional

Ilmu yang didapat dari jurusan teknologi pangan dapat dijadikan dasar untuk studi masa depan apabila ingin mengejar karir sebagai pengajar.

Jurusan teknologi pangan ternyata sangat diminati peserta SBMPTN 2019

Pada Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2019, jurusan teknologi pangan adalah salah satu program studi saintek yang paling diminati calon mahasiswa. Di Bandung, ada beberapa kampus ternama menjadikan jurusan ini sebagai salah satu jurusan unggulan.

Salah satu universitas yang menyediakan jurusan teknologi pangan di Bandung adalah Universitas Al Masoem atau yang lebih dikenal dengan sebutan “Masoem University” (M.U.). Universitas ini didirikan oleh Yayasan Al Masoem Bandung yang telah berdiri sejak tahun 1986. Universitas Swasta di Bandung Masoem terletak di Jalan Raya Cipacing No.22 Jatinangor 45363, Jawa Barat.

Program studi teknologi pangan Masoem University Bandung mengedepankan pengajaran di bidang keahlian bagian pengendalian mutu, bagian pengembangan produk, dan pengusaha kuliner. Lulusannya sudah terbukti kompeten di bidang teknologi pangan, mampu memecahkan masalah di lingkungan kerja, menghasilkan penelitian-penelitian yang dapat diaplikasikan bagi pengembangan ilmu terkait, dan mendukung perkembangan industri pangan sebagai bentuk pengabdian masyarakat.

 

Loading...
@ Copyright 2016 - 2018 Kabarmaya.co.id