Mobile Site

Tanda, Gejala dan Pengobatan Ruam Pada Bayi

Kesehatan 2 View

Ruam pada bayi baru lahir tanpa perawatan intensif dapat menyebabkan komplikasi serius. Ruam merupakan penyakit umum pada anak di bawah usia 1 tahun. Ketika bayi mengalami demam, bayi memiliki bintik  merah muda dan ruam merah dengan demam tinggi. 95% anak di bawah usia 2 tahun bisa terinfeksi ruam. Penyakit ini biasanya berlangsung sekitar 4 hari.

Meskipun ruam pada bayi baru lahir tidak terlalu berbahaya, tapi harus dideteksi sejak dini dan segera diobati untuk menghindari memengaruhi kesehatan bayi.

Tanda dan Gejala  ruam pada bayi baru lahir

Jika bayi Anda terinfeksi virus, mungkin perlu sekitar 1-2 minggu sampai tanda-tanda pertama muncul.

Gejala umum ruam pada bayi baru lahir meliputi:

  • Demam tinggi : Bayi akan mengalami demam tinggi, biasanya lebih dari 39,5 derajat C. Demam biasanya akan berlangsung sekitar 3 hingga 5 hari. Ruam juga dapat menyebabkan demam melebihi 39,5 derajat Celcius.
  • Ruam: Ruam dapat muncul setelah demam menurun. Ruam memiliki bentuk bintik kecil, pipih, merah muda, yang kadang-kadang bisa sedikit kasar. Di sekitar bintik merah mungkin ada seperti cincin putih.
  • Ruam mulai di dada, punggung, perut kemudian menyebar ke leher dan lengan. Terkadang ruam juga bisa menyebar ke kaki dan wajah. Ruamnya ini biasanya juga gatal dan tidak nyaman. Kondisi ini bisa berlangsung beberapa jam atau beberapa hari.

Selain itu, bayi mungkin memiliki gejala berikut ketika menderita tifus:

  • Pembengkakan kelenjar getah bening di leher.
  • Sakit tenggorokan ringan.
  • Hidung meler.
  • Batuk
  • Diare ringan.
  • Kelopak mata bengkak.

Cara menyembuhkan ruam pada bayi baru lahir

Ruam disebabkan oleh virus tidak dapat diobati dengan antibiotik. Perawatan efektif untuk ruam adalah mengobati gejala untuk membuat bayi Anda lebih nyaman.

Ketika seorang anak menderita ruam, metode berikut dapat digunakan untuk membantu bayi Anda sembuh dengan cepat:

  • Kompres untuk mengurangi demam : Ruam dapat menyebabkan demam yang sangat tinggi, jadi Anda harus memperhatikan suhu tubuhnya. Ketika anak demam tinggi, Anda harus membawanya ke dokter untuk perawatan tepat waktu. Selain itu, Anda juga dapat mengambil handuk bersih yang dicelupkan ke dalam air hangat dan menempelkan di tubuhnya untuk membantu mengurangi demam.
  • Menyusui banyak ASI : ASI memiliki agan untuk membantu daya tahan tubuh sehingga dapat membantu bayi Anda meningkatkan kesehatan. Menyusui secara teratur juga dapat memastikan bayi Anda tidak kehilangan air karena demam tinggi.
  • Istirahat penuh: Ketika bayi menderita ruam, ibu harus membiarkan bayi tidur yang cukup di lingkungan yang tenang, dingin, dan bersih. Cara ini dapat membantu memperkuat kesehatan bayi Anda sehingga ia dapat mengatasi penyakit.
  • Kebersihan yang benar : Jika bayi Anda memiliki ingus, ibu harus mencuci hidungnya dengan larutan garam fisiologis. Serta ibu hamur mandikan bayi Anda setiap hari dengan air hangat. Membersihkan kulit akan dapat membantu bayi Anda terhindar dari infeksi kulit.

Di atas adalah Tanda, Gejala dan Pengobatan Ruam Pada Bayi, orang tua dapat mencoba menerapkannya jika bayi terkena ruam. Selain itu, bayi baru lahir yang memiliki masalah kesehatan masih lemah, jadi yang terbaik bagi orang tua untuk membawa anak-anak ke dokter ketika ada tanda-tanda ruam untuk mendapatkan perawatan dan pengobatan terbaik.

Loading...
@ Copyright 2016 - 2018 Kabarmaya.co.id