Home Berita K-Pop Leeteuk Super Junior Bahas Soal Depresi Jonghyun SHINee Di Sosial Media

Leeteuk Super Junior Bahas Soal Depresi Jonghyun SHINee Di Sosial Media

491
0
Leeteuk-Super-Junior-Bahas-Soal-Depresi-Jonghyun-SHINee-Di-Sosial-Media
Leeteuk dan Eunhyuk di pemakaman Jonghyun SHINee

Kabarmaya.co.id Kepergian Jonghyun SHINee pada tanggal 18 Desember kemarin menjadi duka yang mendalam bagi rekan-rekan satu agensinya. Tidak hanya rekan satu grup, senior dan junior juga datang ke rumah duka dan proses pemakaman Jonghyun yang dilaksanakan pada tanggal 21 Desember kemarin.

Kesedihan tidak terkecuali dirasakan oleh Leeteuk, leader Super Junior. Sebagai senior dan rekan satu agensi Leeteuk merasakan bagaimana seorang bintang yang merasa kesepian usai bekerja. Melalui akun Instagram pribadinya, Leeteuk mengungkapkan kesedihannya pasca meninggalnya Jonghyun.

Leeteuk menatapi bagaimana perasaan seorang idol seperti Jonghyun yang mempunyai banyak fans tapi tetap merasa sendiri dan tidak ada tempat untuk bercerita. Leeteuk menjadi satu dari sekian rekan Jonghyun yang berbicara tentang masalah mental Jonghyun pasca lead vocal SHINee tersebut menghembuskan napas terakhirnya pekan lalu.

“Tidak ada satupun yang mengenalmu dengan baik dan tidak ada orang yang bisa mengatakan bahwa mereka bisa berbagi segalanya denganmu hanya karena kalian dekat. Kesepian, kemarahan dan kesedihan seseorang. Aku rasa aku akan memikirkan soal alasanmu untuk mengambil keputusan tersebut karena tidak ada jalan bagimu untuk mengekspresikannya dan apa yang telah kau katakan pada orang-orang yang kau tinggalkan,” tulis Leeeuk.

“Hatiku terasa sakit karena aku merasa tidak bisa mengulurkan tanganku dan memberikan pertolongan kepadamu. Rasanya berat untuk mengatakan bahwa hal itu sebenarnya bisa kau tahan, karena kau adalah seorang selebriti dan hanya perlu menyerahkan satu hal. Kau sudah berjalan jauh hanya untuk melakukan ini dan itu membuat hatiku semakin terasa sakit. Sehari sebelum aku mengantarkanmu pergi, bayanganmu muncul di dalam mimpiku dan kau mengatakan bahwa aku harus bisa lebih bahagia, senyumanmu masih membekas jelas di ingatanku,” lanjutnya.

Leeteuk juga bercerita tentang depresi yang pernah ia alami semenjak menjadi bintang. Seperti yang sudah diketahui ahwa masalalu Leeteuk bukanlah masa lalu yang indah. Ia besar dalam kekerasan rumah tangga yang dilakukan ayahnya. Namun Leeteuk kembali diguncang saat ayah, kakek, dan neneknya meninggal bersamaan saat ia sedang menjalani wajib militer.

“Semua orang merasakan kesulitan dan rasa sakit, tapi orang yang tidak bisa memikul emosi di situasi tersebut akan sulit untuk menghadapinya. Aku juga, pernah mengalami depresi dan berpikir kepada diriku saat itu mungkin lebih baik jika aku mati daripada hidup dan bernapas yang membuat hari demi hari terasa semakin sulit,” tulis sang leader.

“Saat sedang menjalani wajib militer orang-orang mungkin berpikir aku hanya berpura-pura, dan presepsi itu membuatnya terasa semakin sulit. Ini membekas di dalam diriku lebih dari satu tahun, tapi aku berhasil melewatinya. Karena aku sudah merasakan pengalaman itu, akan sangat baik jika ada sedikit saja jalan keluar. Mungkin karena sedang Natal, tapi aku merasakan keajaiban yang besar di hari raya Natal ini. Aku merasa mulai sekarang yang terpenting adalah bisa hidup bahagia. Aku harap semua orang bisa menjalani setiap harinya dengan spesial seperti hari raya Natal,” pungkasnya.

Loading...