Home Info Kesehatan Pria Wajib Tahu Proses Kehamilan Sampai Melahirkan Supaya Jadi Suami Siaga!

Pria Wajib Tahu Proses Kehamilan Sampai Melahirkan Supaya Jadi Suami Siaga!

297
0

Pria-Wajib-Tahu-Proses-Kehamilan-Sampai-Melahirkan-Supaya-Jadi-Suami-Siaga!

Kabarmaya.co.idSebagai seorang suami pastinya akan merasa bahagia ketika mendapati istri sedang hamil bukan? Akan tetapi pernahkah sebagai suami memanjakan istri ketika hamil? Perlu di ketahui buat para suami selain kebahagiaan akan hadirnya sang buah hati, istri juga mengalami berbagai penderitaan selama proses kehamilannya sampai melahirkan buah cinta. Berikut ini 5 penderitaan yang dialami istri selama kehamilan sampai melahirkan yang benar-benar menyakitkan dan melelahkan.

Mual dan muntah pada trimester pertama

Pada tiga bulan pertama proses kehamilan sampai melahirkan, istri akan mengalami mual-mual atau yang biasa disebut morning sick yang akan memicu menurunnya nafsu makan. Mual ini akan berlangsung selama seharian dan rasa mual yang paling tinggi pada pagi hari. Nah, biasanya mual ini akan disertai dengan muntah dan mood yang tidak pasti bisa naik atau turun. Morning sick ini terjadi karena perubahan hormon progesteron selama masa kehamilan sampai dengan melahirkan yang biasanya terjadi pada 3 bulan pertama. Akibat dari perubahan ini akan memperlambat fungsi metabolisme tubuh termasuk organ pencernaan. Semua penderitaan tersebut harus dialami oleh istri ketika awal mengandung sang buah hati.

Dada terasa panas dan sesak nafas

Pertumbuhan rahim yang terus membesar selama proses kehamilan sampai melahirkan semakin menyita banyak ruangan sehingga membatasi gerakan difragma. Hal tersebut membuat istri merasakan sesak nafas selama masa kehamilan. Selain perkembangan tersebut, peningkatan jumlah hormon juga sangat mempengaruhi rasa sakit itu. Perubahan hormon pada ibu hamil membuat peningkatan produksi asam lambung. Peningkatan asam lambung tersebut menimbulkan efek seperti terbakar pada bagian dada dan kerongkongan yang rasanya sangat menyiksa. Oleh karena itulah sebagai suami harus terus memastikan istri makan dengan teratur dan jangan sampai perutnya kosong.

Nyeri sendi yang amat menyakitkan

Posisi kepala bayi yang paling aman dan tepat adalah berada di dalam rahim dan pada posisi menghadap ke bawah. Akan tetapi posisi ini sangat rawan untuk keselamatan bayi karena terletak tepat di atas tulang panggul yang keras. Oleh karena itulah untuk menjaga keselamatan bayi tersebut, tubuh ibu hamil akan banyak mengeluarkan hormon relaksin yang dapat melemaskan tulang rawan (sendi). Hormon inilah yang menyebabkan wanita hamil mengalami nyeri sendi yang teramat menyakitkan karena hormon ini diproduksi 10x lipat selama proses kehamilan sampai melahirkan dan sangat berpengaruh pada semua bagian sendi. Oleh karena itu, jangan membiarkan istri mengerjakan pekerjaan yang terlalu berat ketika hamil. Bantulah istri dalam mengerjakan berbagai pekerjaan rumah sehingga penderitaannya sedikit berkurang.

Sakit punggung dan pinggul yang melelahkan

Selama proses kehamilan sampai melahirkan, tubuh ibu hamil akan meregang dan melebar seiring dengan pertumbuhan janin dalam kandungan. Semakin besar janin maka akan menimbulkan tekanan dan ketegangan di punggung bagian bawah dan juga panggul. Biasanya ibu hamil pada masa kehamilan sampai dengan melahirkan bagian punggung akan terasa lebih sakit pada malam hari. Ditambah lagi dengan produksi hormon reaksin yang meningkat yang menyebabkan sendi dan ligamen pada panggul dan tulang belakang yang menyebabkan rasa sakit pada saat berjalan, duduk dalam waktu yang lama atau pada saat mengangkat beban yang berat. Semua penderitaan tersebut hanya untuk menjaga agar janin tetap selamat.

Rasa takut menjelang proses persalinan

Ketika masa kehamilan sampai dengan proses melahirkan apalagi mendekati proses persalinan, ibu hamil akan banyak dihantui oleh pikiran ketakutan akan proses kelahiran itu sendiri. Apa yang akan terjadi pada proses kelahiran? Bagaimana proses kelahiran itu? Bagaimana jika terjadi sesuatu pada bayi yang dikandung selama ini? Bagaimana jika bayi lahir tidak sempurna, sakit atau meninggal pada saat proses kelahiran? Dan masih banyak pikiran dan ketakutan lainnya. Meskipun banyak ketakutan yang dirasakan olehnya, seorang ibu akan tetap memilih untuk melakukan proses kelahiran itu demi buah cinta dengan suami. Selain penderitaan fisik yang dialami, seorang istri juga harus merasakan penderitaan secara psikisnya dari masa kehamilan sampai melahirkan belum lagi merasakan sakit ketika melahirkan.

Memahami fase dan proses mengandung hingga melahirkan akan menjadikan para suami untuk lebih membantu dan menyayangi istri. Dengan demikian, seorang pria akan menjadi suami siaga untuk menyambut kelahiran anak yang dikandung oleh sang istri.

Loading...