Mobile Site

Mengenal KA Argo Dwipangga, Moda Transportasi Kereta Api Jurusan Solo-Jakarta Lewat Cirebon

Wisata 21 View

Apabila Anda hendak bepergian ke Kota Cirebon naik kereta api, terutama dari Kota Solo dan sekitarnya, Anda dapat memilih KA Argo Dwipangga jurusan Solo-Jakarta PP. Argo Dwipangga merupakan nama moda transportasi kereta api yang dioperasikan oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI). KA Argo Dwipangga melayani rute Solo-Jakarta dan diklasifikasikan sebagai kereta api penumpang kelas Eksekutif. Kereta api ini secara khusus menghubungkan kedua kota tersebut melalui Stasiun Solo Balapan (Solo) dan Stasiun Gambir (Jakarta). Harga tiket KA Argo Dwipangga untuk satu perjalanan dari Solo ke Jakarta atau sebaliknya berkisar antara Rp285.000,00 dan Rp380.000,00 per orang. Harga tiket tersebut bervariasi karena ada beberapa faktor termasuk waktu pemesanan, waktu keberangkatan kereta, tempat duduk, dan subkelas. Pada hari-hari tertentu, misalnya akhir pekan dan hari libur nasional, tarif kereta api biasanya mahal daripada hari-hari kerja. Untuk mengetahui harga tiket KA Argo Dwipangga selengkapnya, Anda dapat mengecek laman situs https://www.traveloka.com/kereta-api/ke/cirebon-cn . Di situs Traveloka.com tersebut, Anda juga dapat mengetahui tarif tiket untuk stasiun transit yang jaraknya lebih dekat seperti jurusan Solo – Klaten, Solo – Yogyakarta, Solo – Purwakarta, dan sebaliknya.

 

Sejarah KA Argo Dwipangga

KA Argo Dwipangga diresmikan pada tanggal 21 April 1998 oleh Menteri Perhubungan Republik Indonesia kala itu, Ir. Giri Suseno Hadihardjono. Sebelum menjadi seperti sekarang, kereta api ini menggunakan kelas spesial dan namanya pun hanya KA Dwipangga. Mengakomodasi keinginan dan tuntutan penumpang, petinggi PT KAI memutuskan untuk memodifikasinya menjadi layanan kelas eksekutif argo. Secara resmi, KA Dwipangga berubah nama menjadi KA Argo Dwipangga pada tanggal 5 Oktober 1998.

Sebagai sekadar tambahan informasi, nama KA Argo Dwipangga berasal dari kata Argo dan Dwipangga. Argo adalah nama merek layanan kereta api eksekutif milik PT KAI sedangkan Dwipangga berasal dari nama kendaraan Dewa Indra yang berupa seekor gajah. Sifat gajah tunggangan Sang Dewa tersebut setiap dan mampu melindungi pengendaranya dalam segala keadaan. Diharapkan, penumpangnya merasa bangga dan mendapatkan prestise tersendiri selama perjalanan menggunakan kereta api tersebut. Uniknya lagi, nama kereta api Argo biasanya diikuti dengan nama gunung. Namun, tidak untuk KA Argo Dwipangga. Sebagaimana sudah dijelaskan sebelumnya, nama Dwipangga sudah dikenal pengguna jasa transportasi kereta api sebagai nama kereta yang melayani tujuan Solo-Jakarta PP.

 

Fasilitas KA Argo Dwipangga

Perlu Anda ketahui, rangkaian KA Argo Dwipangga terdiri dari tujuh hingga sembilan kereta eksekutif argo (K1), satu kereta makan (M), dan satu kereta pembangkit listrik (P). Kereta api ini  mampu menampung 50 orang per gerbong dan total sekitar 350 hingga 400 penumpang per kereta.

Untuk setiap kereta kompartemen 2-2, bangku diatur dengan dua kursi disebelah kanan dan dua kursi di sebelah kiri. Bangku penumpang dilapisi jok kulit, dapat diputar, memiliki sandaran punggung dan sandaran kaki. Tentunya, fasilitas ini memungkinkan penumpang duduk dengan posisi paling nyaman tanpa mengganggu penumpang lainnya. Tidak hanya itu, setiap kursi penumpang dilengkapi dengan bantal, selimut, outlet listrik, lampu baca, meja lipat, dan ruang bagasi.

Sementara itu, fasilitas tiap gerbong KA Argo Dwipangga meliputi AC, TV LCD, dan toilet. Penumpang dapat memesan makanan dan minuman yang dijual di kereta. Agar dapat makan dengan lebih bebas dan nyaman, penumpang memiliki opsi makan di gerbong kereta makan khusus.

Sepanjang perjalanan, penumpang KA Argo Dwipangga disuguhi pemandangan Gunung Merapi dan Gunung Merbabu. Ini tentunya menambah nilai lebih bepergian dengan menggunakan kereta api ini di samping keunggulan lainnya yaitu bebas macet, cepat sampai, dan murah.

 

Jadwal KA Argo Dwipangga Jurusan Solo-Jakarta

KA Argo Dwipangga yang berangkat dari Stasiun Solo Balapan pukul 20.00 WIB melintasi beberapa stasiun di kota-kota berikut sebelum tiba di Stasiun Gambir Jakarta pukul 04.37 WIB: Klaten, Yogyakarta, Kutoarjo, Purwokerto, Cirebon, dan Jatinegara. Sementara itu, jam keberangkatan KA Argo Dwipangga dari Stasiun Gambir adalah pukul 08.00 WIB dan sampai di Stasiun Solo Balapan pukul 16.35 WIB.

 

Alternatif Kereta Api Lainnya

Selain KA Argo Dwipangga, ada beberapa kereta api lain yang melayani jurusan perjalanan ke Cirebon. Kereta-kereta tersebut adalah KA Tegal Ekspress, KA Argo Jati, KA Argo Muria, KA Argo Bromo Anggrek, KA Tegal Bahari, KA Ranggajati, KA Ciremai, dan KA Harina.

 

Demikianlah sedikit penjelasan mengenai KA Argo Dwipangga sebagai alternatif moda transportasi ke Kota Cirebon dari Kota Solo. Jadilah yang terdepan dalam mengetahui tren entertaintment & life style terkini dengan membaca KabarMaya.co.id.

 

 

Loading...
@ Copyright 2016 - 2018 Kabarmaya.co.id