Mobile Site

Cerita Dibalik Candi Prambanan

Uncategorized 38 View

Saat berlibur, selain sekedar bersenang-senang ada baiknya juga mengunjungi tempat wisata bersejarah Indonesia, seperti Candi Prambanan. Berkunjung ke tempat wisata sejarah dan budaya dapat menambah wawasan dan pengetahuan. Candi Prambanan adalah candi Hindu yang tertinggi se-Indonesia.

Sejarah Candi Prambanan

Candi Prambanan ini menurut Prasasti Shivagrha dibangun pada abad ke 9 yakni di sekitar tahun 850 Masehi oleh wangsa Sanjaya yang dimulai oleh Rakai Pikatan, yang lalu dilanjutkan Raja Lokapala dan raja Belitung Maha Sambu. Tinggi candi ini mencapai 47 meter dan berada di kompleks yang memiliki luas sekitar 40 hektar. Candi ini bisa dijelajahi dengan berjalan kaki, atau bisa dengan menyewa mobil golf atau berkuda. Terdapat patung tiga dewa utama Trimurti di Candi Prambanan, yakni Dewa Siwa atau Mahadewa dan Brahmana serta Wisnu yang menghadap ke arah Timur, yang masing-masing didampingi oleh kendaraannya yakni ada candi Wahana untuk Nandini atau Lembu, dan Angsa serta Garuda yang mengarah ke barat. Selain itu juga terdapat patung utama Dewi Durga, istri Mahadewa, yang sering disebut juga sebagai patung Roro Jonggrang yang menghadap ke arah utara. Terdapat 4 buah candi kelir, 2 buah candi apit, dan 4 buah candi pathok di halamannya.

Seni arsitekturnya yang sangat cantik ini telah mempesona para wisatawan tak hanya wisatawan lokal namun juga mancanegara. Pola arsitektur tersebut tercantum pada kitab Vastu shastra. Pola bangunannya yang menjulang tinggi disebut mengikuti bentuk Gunung Mahameru yang diyakini sebagai tempat bersemayamnya Mahadewa. Nama asli Candi Prambanan ini adalah siwagrha atau siwalaya yang berarti sebagai alam Siwa atau rumah Mahadewa. Candi Prambanan ini memang ditujukan untuk memuja Dewa Siwa bersama istrinya Dewi Durga, yang memiliki anak yakni Ganesha. Kemudian di bagian tepi dari Candi Prambanan ini dihiasi dengan ukiran pahatan batu relief yang mengisahkan tentang cerita Rama dan Dewi Sinta.

Cerita ini bisa Anda saksikan dan amati saat berjalan-jalan mengelilingi bangunan Candi Prambanan ini. Kisah Ramayana itu juga dapat disaksikan pada pementasan Sendratari Ramayana yang diselenggarakan di panggung terbuka Trimurti di belakang candi, tiap bulan purnama. Jika Anda tertarik untuk menontonnya, Anda dapat membeli tiket pementasannya terlebih dahulu dengan harga tiket yang bervariasi, yakni mulai dari Rp125.000 hingga Rp400.000. Pertunjukannya akan dimulai pada jam 19.30 WIB hingga selesai. Terdapat juga museum di kompleks Candi Prambanan yang berbentuk Rumah Joglo, lengkap dengan koleksi arca patungnya, dan juga batuan purbakala.

Alamat Candi Prambanan

Candi Prambanan ini beralamat di Kranggan, Bokoharjo, kecamatan Prambanan, kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Lokasinya berjarak sekitar 17 kilometer dari arah timur laut dari pusat kota Yogyakarta dan memerlukan jarak waktu tempuh selama 1 jam perjalanan jika menggunakan bus Trans Jogja dari pusat kota Yogyakarta.

Harga Tiket Candi Prambanan

Tarif tiket masuk Candi Prambanan ini adalah sebagai berikut:

  • Tiket WNI untuk orang dewasa dan anak berusia 10 tahun keatas dikenakan harga tiket sekitar Rp40.000, sedangkan bagi WNA tarifnya adalah 18 USD.
  • Tiket WNI untuk anak-anak berusia 3 tahun hingga 10 tahun dikenakan harga tiket sekitar Rp20.000, sedangkan bagi WNA tarifnya adalah 9 USD
  • Bagi rombongan pelajar dengan jumlah peserta 20 anak lebih akan dikenakan tarif rombongan sebesar Rp25.000 per orang.

Terdapat persewaan mobil golf untuk mengelilingi area Candi Prambanan dengan tarif sewa sekitar Rp20.000 per 15 menit. Anda juga bisa menyewa kuda dengan tarif sekitar Rp50.000, sedangkan jika ingin belajar berkuda selama 30 menit, tarifnya adalah Rp200.000.

Jam Operasional Candi Prambanan

Candi Prambanan ini dibuka setiap hari termasuk saat libur nasional tanggal merah, mulai pukul 06.00 pagi hingga pukul 17.00 sore WIB.

Tags
Loading...
@ Copyright 2016 - 2018 Kabarmaya.co.id