Home Berita K-Pop Konfirmasi Terkait Kontroversi Wanna One Di Star Live, Netizen Hanya Salah Dengar

Konfirmasi Terkait Kontroversi Wanna One Di Star Live, Netizen Hanya Salah Dengar

84
0

Wanna-One-Disambut-Trofi-Perdana-Untuk-Comeback-Lagu-‘I.P.U’

Kabarmaya.co.idTerkait dengan kontroversi yang belum lama ini menimpa boy grup Wanna One, ada fakta terbaru yang ditemukan oleh salah seorang reporter Korea Selatan. Reporter tersebut akhirnya memberikan sedikit klarifikasinya. Pihak Wanna One dan juga agensi sebenarnya sudah meminta maaf atas insiden percakapan para member boy grup jebolan ‘Produce 101’ season 2 yang terekam saat siaran Star Live pada Senin (19/3/2018) lalu. Walaupun begitu, kontroversi ini terus bergulir dan menjadi buah bibir netizen.

Menurut pernyataan klarifikasi yang diungkapkan oleh reporter Sport Chosun, sebenarnya netizen sudah salah mengartikan percakapan yang diucapkan oleh para member Wanna One saat itu. Pada saat kejadian, suasana memang terbilang riuh karena para member berbicara di waktu yang bersamaan. Alhasil suara yang terdengar tidak begitu jelas kata-kata apa yang keluar dari mulut para member Wanna One.

Berikut beberapa kalimat yang kemungkinan telah membuat netizen menjadi salah paham:

  • 미리익혀야겠다 yang berarti “Aku harus menghafal ini dulu,” namun terdengar seperti  미리욕해야겠다 yang berarti “Aku ingin memaki dulu.”
  • 메디테이션 yang berarti “Meditasi” juga terdengar seperti 마스터베이션 yang berarti “Masturbasi”.
  • 됐다해/대답해라 yang memiliki arti “Baiklah atau Jawab”. Kata ini kemungkinan disalah artikan menjadi “Handjob gratis”.

Sementara itu, untuk kalimat “Kenapa kita tidak dibayar,” dan “Kenapa kita tidak boleh tidur,” sebenarnya merupakan sebuah parodi yang belakangan memang sedang menjadi tren. Parodi ini berasal dari rap Kim Haeun di program ‘High School Rapper 2’.

Kendati demikian, karena merasa perkataan mereka disalahartikan dan menjadi kontroversi di kalangan penggemar, Wanna One kemudian menuliskan permintaan maaf resmi yang ditulis lewat fancafe. Mereka berjanji akan lebih berhati-hati lagi untuk ke depannya.

Loading...