Home Info Kesehatan Cara Mengatasi Kejang dan Demam Anak

Cara Mengatasi Kejang dan Demam Anak

84
0

Cara-Mengatasi-Kejang-dan-Demam-Anak

Kabarmaya.co.idOrang tua merupakan orang yang pertama kali khawatir ketika ankanya sedang sakit. Contohnya saja ketika sang anak demam, orang tua pasti kelimpungan sana-sini untuk memberikan penanganan yang terbaik. Apalagi jika demam pada anak-anak disertai kejang-kejang, ini akan membuat orang tua semakin khawatir.

Demam kerap terjadi pada anak-anak. Skitar 5% anak dari usia 6 bulan ingga 6 tahun mengalami kondisi seperti ini. Namun jangan terlalu khawatir jika anak terserang demam ditambah dengan kejang. Orang tua harus mengetahui terlebih dahulu ciri-cirinya dan cara memberikan pertolongan serta mengobati anak sebelum dibawa ke dokter.

Kejang pada anak terjadi karena adanya infeksi saraf pusat. Demam diserta kejang harus diperhatikan karena jika terjadi berulang kali akan menyebabkan sel-sel otak pada anak terganggu. Kejang akibat demam sendiri dibagi atas beberapa jenis yaitu kejang demam sederhana dan kompleks. Kejang sederhana terjadi pada seluruh tubuh dengan durasi waktu 10 menit dan tidak terjadi lagi selama 24 jam ke depan. Sementara kejang kompleks adalah kejang lokal yang tidak terjadi pada seluruh tubuh (biasanya terjadi pada tungkai kaki atau area lengan). Kejang kompleks berlangsung selama 10 menit dan terjadi lebih dari satu kali dalam kurun waktu 24 jam.

Berikut adalah hal-hal yang bisa dicoba untuk memasitakn buah hati kejang akibat demam atau tidak:

  • Jika anak dalam posisi lengan tertekuk pada siku, maka dengan perlahan coba luruskan lengan anak. Jika lengan dengan mudah dapat diluruskan berati anak tidak mengalami kejang.
  • Jika anak dalam posisi lengan lurus, maka coba secara perlahan tekuk lengan anak. Jika dengan mudah dapat ditekuk berarti anak tidak mengalami kejang.
  • Sebaliknya, jika lengan sulit diluruskan atau sulit untuk ditekuk, kemungkinan besar anak mengalami kejang.

Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menghadapi kejang adalah dengan tidak panik. Tenangkan diri terlebih daulu ketika melihat sang anak kejang diakibatkan demam. Kemudian jika anak tidur terlentang, ubah posisinya menjadi miring ke salah satu sisi. Jangan memberikan minum apapun karena bisa masuk ke paru-paru. Jika anak sering kejang, mintalah ke dokter untuk obat yang dimasukkan lewat dubur ketika sang anak kejang. Yang terakhir adalah dengan membawa sang buah hati ke dokter untuk penyembuhan.

Loading...