Home Berita K-Pop Bos Big Hit Masuk ‘International Power Player’ Billboard, Kinerja Bos SM, YG,...

Bos Big Hit Masuk ‘International Power Player’ Billboard, Kinerja Bos SM, YG, Dan JYP Entertainment Dipertanyakan

32
0

Bos-Big-Hit-Masuk-‘International-Power-Player’-Billboard,-Kinerja-Bos-SM,-YG,-Dan-JYP-Entertainment-Dipertanyakan

Kabarmaya.co.idBang Si Hyuk berhasil masuk dalam daftar ‘International Power Player’ oleh media Billboard. Bang Si Hyuk menjadi salah satu dari total 73 tokoh di industri musik dunia yang masuk dalam daftar tersebut. Masuknya bos Big Hit Entertainment ke daftar tersebut tidak lain karena kesuksesan besar yang didapatkan oleh Bangtan Boys, salah satunya dengan album ‘Love Yourself: Her’ yang berhasil terjual sebanyak 1,6 juta keping di seluruh dunia.

Selain Bang Si Hyuk, Stuart Camp yang merupakan manajer dari penyanyi terkenal Ed Sheeran menempati urutan teratas pada daftar ‘International Power Player’ ini. Melihat prestasi besar yang didapatkan oleh Bang Si Hyuk, netizen Korea langsung memberikan berbagai komentar pujian mereka. Beberapa netizen Korea bahkan membandingkan kesuksesan yang didapatkan oleh Bang Si Hyuk dengan bos dari tiga agensi besar SM Entertainment, YG Entertainment, dan JYP Entertainment.

Seperti yang terlihat pada kolom komentar di situs Nate, banyak netizen yang mempertanyakan perlakuan SM, YG, dan JYP terhadap artisnya di mata dunia. Seperti yang diketahui bahwa SM, YG, dan JYP adalah 3 agensi terbesar di Negeri Ginseng.

Masalah yang ada pada SM, YG dan JYP adalah mereka selalu memaksakan artisnya untuk masuk ke pasar musik Amerika dengan menggunakan gaya musik Amerika, merusak keaslian dari artis mereka sendiri. Sedangkan Bang Si Hyuk, ia tetap merilis album BTS dengan gaya musiknya, sampai Amerika sendiri yang mengundang mereka. Itulah solusi yang sebenarnya,” komentar seorang netizen.

Bahkan tercatatnya Bang Si Hyuk dalam deretan ‘International Power Player’ oleh Billboard ini mendapat banyak pujian. Sementara banyak pula netizen yang menyalahkan ketiga bos agensi besar Korea Selatan tersebut karena dirasa kurang memperhatikan artis-artis mereka dalam mempromosikan album. Pasalnya netizen menganggap jika agensi lain justru memperbanyak jadwal artis untuk mengisi acara variety show maupun acara lain dibanding jadwal bermusik mereka.

Loading...