Home Berita Daftar Film Terbaru Diminta Behenti Tayang Oleh MUI, Pesbukers Punya Banyak ‘Dosa’ Sejak Jaman Olga...

Diminta Behenti Tayang Oleh MUI, Pesbukers Punya Banyak ‘Dosa’ Sejak Jaman Olga Syahputra

11
0

Diminta-Behenti-Tayang-Oleh-MUI,-Pesbukers-Punya-Banyak-‘Dosa’-Sejak-Jaman-Olga-Syahputra

Kabarmaya.co.id‘Pesbukers’ menjadi program televisi yang sedang menjadi pembicaraan hangat banyak pihak. Bukan hanya tahun ini, tahun-tahun sebelumnya ‘Pesbukers’ juga kerap menuai kontroversi, teguran, bahkan kecaman dari berbagai pihak. Yang terbaru, Majelis Ulama Indonesia (MUI) melakukan pemantauan khusus terhadap tayangan ‘Pesbukers’ edisi Ramadhan 2018.

Dari hasil pengamatan, MUI merilis pernyataan bahwa setidaknya ada 5 tayangan televisi Ramadhan 2018 yang tidak layak siar termasuk ‘Pesbukers’. Dalam pers rilis pada Selasa (5/6/2018), MUI merekomendasikan kepada Komisis Penyiaran Indonesia (KPI) untuk memberikan sanksi berat terhadap 5 program Ramadhan yang dianggap tidak sesuai dengan semangat Bulan Suci.

Dikutip dari mui.co.id, beberapa program yang direkomendasikan untuk diberhentikan di bulan Ramadhan adalah ‘Rumah Kuya’ (Trans 7), ‘Brownies Sahur’ (Trans 7), ‘Ngabuburit Happy’ (Trans TV), ‘Sahurnya Pesbukers’ (ANTV), dan ‘Pesbukers Ramadhan’ (ANTV). Kelima program tersebut dinilai melampaui kepatutan dan kepantasan program televisi yang tayang pada bulan Ramadhan. Sanksi berat yang dimaksud adalah penghentian tayangan-tayangan tersebut.

‘Pesbukers’ sendiri berkali-kali mendapatkan teguran dari MUI dan KPI. Terhitung sejak tahun 2012 silam dimana almarhum Olga Syahputra masih menjadi salah satu pembawa acaranya banyak sekali hal-hal yang sudah mendapatkan peringatan dari MUI dan KPI. Diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Juli 2012, ‘Pesbukers’ dihentikan tayang sementara karena perkataan mendiang Olga. Saat itu pada 19 jui 2012, Olga dan almarhumah Juia Perez berada pada satu segmen yang sama. Jupe menjawab telepon dari pemirsa dengan ucapan “Assalamualaikum”. Namun dengan candaan, Olga berkata “Jupe dikit-dikit Assalamualaikum, bagus sih. Tapi kalau Assalamualaikum terus lama-lama kayak pengemis ye,”. Ucapan Olga tersebut termasuk kepada pelanggaran atas pengormatan terhadap nilai-nilai agama dan norma kesopanan menurut KPI. Pada episode 24 Mei 2018 ‘Pesbukers’ kembali menampilkan adegan mendiang Jupe saat menyanyikan lagu hitsnya ‘Belah Duren’ yang berkonten dewasa di hadapan penonton yang notabene pelajar SMK. Peringatan kembali dilayangkan KPI untuk episode 18 April 2012 saat Jupe menutupi kepala Raffi Ahmad dengan rok yang dikenakannya. Adegan tersebut melanggar P3 Pasal 7 dan Pasal 9 serta SPS Pasal 6 ayat (2) huruf a dan Pasal 9.
  2. Teguran Tertulis 2013, meski sempat diberhentikan sementara, ‘Pesbukers’ kembali membuat masalah pada tahun 2013. Pada tanggal 15 Juli 2013, KPI Pusat melayangkan surat teguran untuk program ‘Sahurnya Pesbukers’ yang tayang pada 10 Juli 2013. Bentuk pelanggaran yang dilakukan adalah menayangkan adegan yang melecehkan orang dan/atau masyarakat dnegan kondisi fisik tertentu. Hal ini terkait dengan dialog Sapri kepada Andika yang kala itu sedang menggendong Daus Mini. Sapri berkata “Tadi gue lihat lu bawa monyet tiga, sekarang tinggal satu”. Pelanggaran yang sama terjadi pada episode 12 Juli 2013 saat Andika mengatai fisik seseorang yang tinggi besar “Gajah bengkak! Lu jangan sok ganteng, muka lu kayak jenset kondangan”.
  3. Pengurangan Durasi Tayangan 2013, pengurangan durasi diberikan KPI kepada ‘Pesbukers’ pada Desember 2013. Pelanggaran lamanya penayangan program ini dinilai tidak sesuai dengan ketentuan perlindungan anak, norma kesopanan, serta kesusilaan.
  4. Teguran Tertulis kembali 2014, teguran tertulis kembai dilayangkan KPI untuk ‘Pesbuker’ terkait episode 5 Februari 2014 yang emnayangkan ketika Pampam sedang makan telur balado namun seketika Raffi Ahmad tiba-tiba datang dan menumpahkan piring balado tepat di mata Pampam. KPI menilai adegan seperti ini berbahaya jika ditiru oleh anak-anak.
  5. Teguran dan Peringatan 2015, KPI Pusat menemukan pelanggaran P3 dan SPS pada acara Pesbukers tanggal 10 Februari 2015. Episode ini menayangkan adegan Ayu Ting Ting yang berpakaian minim, berjalan di atas lantai yang miring sehingga bagian bokongnya terlihat. Pada Juli 2015, ‘Pesbukers’ kembali mendapat teguran tertulis setelah menayangkan episode 7 Juli 2015 yang menayangkan adegan seorang dokter (Sapri) mencium pipi Lilis (Ruben Onsu) sebanyak 3 kali. KPI menilai adegan tersebut tidak pantas untuk disiarkan karena dapat memberikan pengaruh buruk pada anak-anak dan remaja.
  6. Peringatan 2016, episode 11 Januari 2016 mendapat teguran dari KPI karena dinilai melanggar norma kesopanan, perlindunan anak, serta mnengucapkan kata kasar dan makian. Saat itu ada adegan seorang pria berkata ‘G*bl*k’ sehingga melanggar P3 dan SPS Pasal 24 ayat (1) SPS Tahun 2012.
  7. Peringatan 2018, tahun ini ‘Pesbukers’ rasanya belum kapok dengan teguran-teguran yang dilayangkan oleh KPI. Eli Sugigi yang merupakan salah satu pembawa acara melontarkan kata-kata kotor seperti kotoran manusia kepada temannya sendiri. Hal ini dikhawatirkan akan ditiru oleh anak-anak menjadi berkata yang tidak sopan.

Meski meminta maaf berkali-kali yang dilakukan oleh tim produksi ‘Pesbukers’, namun kenyataannya hampir semua kesalahan yang dilakukan adalah kesalahan yang sama. MUI menghimbau agar KPI melakukan pemantauan lebih itensif kepada program-program televisi, khususnya yang tayang pada bulan Ramadhan.

Loading...