Home Informasi Selebritis Instagram Diblokir Syahrini, Mimi Peri Beri Sindiran Menohok!

Instagram Diblokir Syahrini, Mimi Peri Beri Sindiran Menohok!

11
0

Instagram Diblokir Syahrini, Mimi Peri Beri Sindiran Menohok!

Kabarmaya.co.idBelakangan ini kisruh Syahrini dengan sejumlah artis yang diduga telah menggunakan jargon miliknya memang tengah menjadi perbincangan hangat. Tak tanggung-tanggung, Syahrini bahkan dengan tegas menyindir sederet artis yang namanya kian dikenal lewat jargon-jargon miliknya. Sebut saja seperti Ivan Gunawan yang dituduh menggunakan jargon ‘Manja’ untuk brand hijabnya. Dan yang paling heboh tentunya anggapan Syahrini tentang ‘Lagi Syantik’ yang kini tengah viral dinyanyikan oleh Siti Badriah.

Mengakui jika lagu tersebut terinspirasi dari dirinya, nyatanya baik Siti Badriah maupun sang pencipta lagu buru-buru membantah kabar ini. Pencipta lagu ‘Lagi Syantik’ mengatakan bahwa lagu tersebut terinspirasi dari Mimi Peri yang sering mengatakan ‘Syantik 17 Kali Syantik’ akhirnya sang pencipta lagu pun membuatkan lagu ‘ Lagi Syantik’ untuk Siti Badriah. Syahrini pun mengaku merasa kesal dan kecewa, ia akhirnya meluapkan kekesalannya tersebut melalui awak media.

Bahkan lantaran saking kesalnya, ternyata Syahrini memblokir akun instagram Mimi Peri yang di duga telah mencontek kata Syantik dari Syahrini. Hingga akhirnya Mimi Peri pun angkat bicara, ia kecewa dengan Syahrini sebab akun instagram miliknya telah di blokir oleh Syahrini.

Kepencet kok putih kenapa yaa? Ada yang tau? Di blok sama kamu gak rugi sama sekali,” tulis Mimi Peri menyindir Syahrini.

Mimi Peri pun mengatakan bahwa kata Syantik ia dapatkan bukan dari Syahrini, dengan khas candaan Mimi Peri ia mengatakan jika kalimat Syantik ia dapatkan gua Hiro sebanyak 17 kali, itu lah akhirnya muncul kalimat ‘Syantik 17 Kali Syantik’. Mimi Peri mengatakan bahwa rejeki yang ia dapatkan sudah di atur, tidak perlu merasa rugi sebab di blokir oleh Syahrini akun instagram miliknya, ia bahkan berani mengaku jika ia lebih menginspirasi banyak orang.

Loading...