Home Info Kesehatan Punya Benjolan Di Tubuh? Tak Perlu Operasi, Ini Bahan Alami Untuk Menyembuhkannya

Punya Benjolan Di Tubuh? Tak Perlu Operasi, Ini Bahan Alami Untuk Menyembuhkannya

32
0

Punya-Benjolan-Di-Tubuh-Tak-Perlu-Operasi,-Ini-Bahan-Alami-Untuk-Menyembuhkannya

Kabarmaya.co.idFibroma adalah pertumbuhan pada kulit, yang sebenarnya tumor jinak dari jaringan ikat. Fibroma terlihat seperti simpul kecil dan ukurannya bervariasi dari 1 milimeter sampai 1 sentimeter, biasanya memiliki warna yang hampir sama seperti kulit. Fibroma tidak berbahaya, tapi jumlahnya bisa meningkat dan bisa menjadi masalah estetika. Biasanya muncul di leher, ketiak, perut dan kelopak mata, hampir setiap orang memiliki setidaknya satu fibroma.

Fibroma juga bisa meradang, mulai dari berdarah atau bertambah besar. Jumlah dan ukurannya meningkat secara bertahap selama bertahun-tahun. Seorang ahli dermatologi biasanya menghilangkan fibroma dengan elektrokoagulasi, operasi radio surgery atau laser. Setelah operasi biasanya luka diobati dengan antibiotik, selama beberapa hari jangan melakukan aktivitas berat yang berkeringat agar penyembuhan cepat. Lalu adakah cara menghilangkan fibroma tanpa operasi?

Ada, jawabannya adalah menggunakan uka sari apel dianggap sebagai salah satu obat paling efektif. Ini dapat digunakan untuk pengobatan berbagai masalah kesehatan termasuk fibroma karena keasamannya. Tapi jangan menggunakan cuka sari apel di dekat mata karena bisa menimbulkan iritasi. Cara menghilangkan fibroma dengan cuka sari apel juga cukup mudah.

Pertama cuci area di sekitar fibroma dengan air dan sabun, lLalu rendam fibroma di air dengan menggunakan kapas. Setelah itu rendam kapas di cuka sari apel lalu kencangkan kapas pada fibroma dengan perban. Mulanya fibroma akan menjadi gelap, lalu kering dan pada akhirnya akan rontok. Bekas luka yang tertinggal bisa diobati dengan gel aloe vera. Jika fibroma tidak dalam di kulit, bekas luka akan hilang sendiri. Yang perlu diperhatikan saat menghilangkan fibroma dengan cuka sari apel adalah cuka tidak boleh menyebar ke kulit di dekat fibroma karena dapat menyebabkan iritasi.

Loading...