Mobile Site

Sejarah Asal Usul Pos Ketan Legenda Batu

Wisata 19 View

Sejarah-Asal-Usul-Pos-Ketan-Legenda-Batu

Pos Ketan Legenda Batu (sumber gambar: Arfand Motorent)

Kabarmaya.co.id – Batu merupakan salah satu kota di Jawa Timur yang memiliki banyak lokasi wisata. Udaranya yang sejuk serta kekayaan alam yang dimiliki membuat Kota Apel ini menjadi tempat favorit para wisatawan untuk menghabiskan waktu liburnya.

Selain terkenal dengan kawasan wisatanya, Batu juga memiliki beberapa kuliner yang unik, salah satu yang ikonik yaitu Pos Ketan Legenda. Para wisatawan yang sedang beribur ke Batu sebagian besar akan mampir untuk mencicipi kedai ketan yang ada di Jalan Ir.Soekarno, bagian Barat Alun-Alun kota Batu dan Temas.

“Nama pos ini sebenarnya karena dulu nenek saya jualan ketan di depan Kantor Pos. Jadi orang orang sering menyebut ketan di pos, begitu,” ungkap Supri (28), generasi ketiga penerus Pos Ketan Legenda, dikutip dari KompasTravel, Jumat (7/9/2018).

Generasi pertama atau nenek Supri yang bernama Siami pertama kali berjualan ketan pada tahun 1967. Sejak saat itu pula keluarga Siami mulai mejalankan usaha berjualan ketan tersebut. sedangkan tambahan ‘legenda’ pada nama pos ketan diberikan karena memang ketan ini sudah melegenda, terlebih bagi mereka kalangan pelanggan setia.

Warung ketan yang ada di sebelah barat alun-alun kota Batu tersebut sudah berdiri sejak 57 tahun silam dan hingga kini pengunjungnya tak pernah sepi. Warung ketan ini juga memiliki waktu operasional yang cukup panjang, yaitu buka pukul 10.00 malam hingga 02.00 dini hari WIB.

“Ketannya ini dari dulu memang dijual saat malam hari. Awalnya langganannya itu supir truk dan supir travel. Ke sini pelanggannya mahasiswa dan wisatawan,” jelas Supri.

Karena kebiasaan dari dulu tersebut, ketan ini menjadi terkenal sebagai camilan malam hari hingga sekarang. Pos Ketan Legenda memiliki porsi sedang dengan aneka toppng di atasnya. Menu yang memiliki harga terjangkau ini sangat cocok jika dipadukan dengan minuman hangat, misalnya susu hangat. Uniknya, rasa ketan di tempat ini rumornya masih tetap konsisten sejak pertama kali dijual yaitu tahun 1967. Menurut penuturan Supri, sebenarnya tak ada kiat khusu untuk memasak ketan yang dijualnya.

“Paling penting pilih ketan yang berkualitas baik. Kami pilih ketan dari Thailand yang kualitasnya paling baik. Ini lebih mudah diolah dan awet daripada ketan lokal,” kata Supri.

Dibanding saat pertama kali dijual Pos Ketan Legenda yang sekarang lebih memiliki varian topping. Namun Supri menuturkan jika pembeli ingin menu yang orisinil maka disarankan untuk mencoba ketan dengan topping bubuk kacang kedelai, parutan kelapa dan gula jawa cair. Resep itulah yang dijual sang nenek 57 tahun yang lalu.

Loading...
@ Copyright 2016 - 2018 Kabarmaya.co.id