Home Berita K-Pop JYP Entertainment Minta Pemerintah Usut Kasus Manipulasi Chart Musik di Korea

JYP Entertainment Minta Pemerintah Usut Kasus Manipulasi Chart Musik di Korea

22
0

JYP-Entertainment-2017-Suzy-Miss-A-Debut-Solo-2PM-Aktif-Variety-Show

Kabarmaya.co.id – Korea Selatan saat ini sedang memanas dengan kasus tudingan sajaegi kepada beberapa musisi yang dianggap melakukan kecurangan di chart musik. Tidak ingin masalah berlarut-larut, banyak agensi di Korea yang diwakili oleh JYP Entertainment mengajukan permintaan penyelidikan kasus sajaegi kepada pemerintah.

CEO JYP Entertainment, Park Jin Young, mengumumkan perihal pengusutan sajaegi tersebut lewat akun sosial media pribadinya. Dengan mengunggah beberapa logo chart musik Korea Selatan, Park Jin Young menginginkan evaluasi yang adil di industri musik.

A post shared by J.Y. Park (@asiansoul_jyp) on

Persaingan dan evaluasi yang adil adalah landasan bagi industri apapun. Belakangan isu manipulasi chart musik sedang marak dibahas, sehingga membuahkan banyak kecurigaan dan orang-orang yang dicurigai ini harus mengalami waktu yang sulit,” tulis bos JYP itu.

Bukan menuding, Park Jin Young justru tidak ingin ada yang tersakiti dari tudingan sajaegi. Asal tuding menggunakan kata ‘sajaegi’ dimungkinkan akan membuat orang yang bersangkutan mengalami kesulitan karena tertekan atau bahkan depresi. Permintaan ini bukan pertama kali dibuat oleh JYP, sebelumnya sudah ada beberapa perusahaan yang mengajukan permohonan serupa.

Kami dengar sudah ada perusahaan yang meminta Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata untuk menyelidiki kasus tersebut. Kami juga sedang mendiskusikan masalah ini dengan beberapa agensi lainnya dan berencana untuk meminta dilakukannya penyelidikan dari Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata serta dari pihak Korea Fair Trade Commission. Berdasarkan hasil penyelidikannya nanti, kami berencana untuk membawa kasus ini ke pengadilan. Kami berharap kecurigaan yang muncul bisa diperjelas, sehingga para artis dan agensi bisa kembali fokus dengan tugasnya masing-masing,” lanjutnya.

Tudingan sajaegi tahun ini muncul dua kali berturut-turut yang mencatut nama Nilo dan SHAUN. Kabarnya Kementrian Kebudayaan, Olahrga, dan Pariwisata sudah memulai penyelidikan atas kasus Nilo. Namun topik sajaegi menjadi perbincangan hangat di media kembali setelah SHAUN juga meroket di chat musik Korea Selatan dengan lagu ‘Way Back Home’ yang bukan merupakan lagu utama dari mini albumnya.

Loading...