Mobile Site

Cara Memutihkan Kulit Balita Dengan Bahan-bahan Alami yang Aman

Kesehatan 37 View

Setiap bayi yang lahir memiliki warna kulit alami yang berbeda-beda, namun tentu Moms ingin si kecil memiliki kulit yang cerah dan bersih. Dalam beberapa kasus, bayi memiliki kulit yang cerah saat lahir, tetapi setelah 3 tahun kulit mereka menjadi lebih gelap. Untuk mengatasi masalah ini, banyak orang tua telah mengambil berbagai cara memutihkan kulit balita untuk mengembalikan warna kulit aslinya.

Faktor yang Mempengaruhi Warna Kulit Bayi

  1. DNA

DNA adalah materi genetik tubuh yang diwarisi setiap orang dari orang tua mereka. Saat bayi dalam kandungan, gen ibu dan ayah akan digabungkan. DNA manusia dibagi menjadi total 46 kromosom. Bayi mewarisi 23 kromosom dari setiap orangtua, dan para ahli mengatakan 46 kromosom manusia membawa antara 60 dan 100.000 gen.

Meskipun banyak kombinasi gen, ini berarti setiap pasangan dapat menghasilkan hingga 64 triliun bayi yang terlihat berbeda. Karena itu, sangat sulit untuk memprediksi fisik anak di masa depan termasuk warna kulit. Namun pada kenyataannya, melanin dan pigmen yang diturunkan dari ibu dapat menentukan warna kulit bayi.

  1. Melanin

Melanin adalah pigmen kulit yang menentukan berbagai warna kulit manusia. Semakin banyak melanin di kulit, semakin gelap warna kulitnya. Gen orang tua akan menjadi penentu jumlah melanin pada bayi. Contohnya apabila ayah dan ibu memiliki pigmen kulit yang berbeda, maka gen yang lebih banyak biasanya yang akan menurun ke anak.

  1. Hormon Estrogen dan Progesteron

Warna kulit bayi juga dapat ditentukan oleh hormon estrogen dan progesteron. Kedua hormon ini mempengaruhi produksi melanosit pada kulit, estrogen memberi warna kulit lebih gelap dan progesteron memberi warna kulit lebih terang.

Tubuh mengandung melanosit yang mengatur campuran estrogen dan progesteron. Ada juga dua molekul mirip hormon yang dapat mencerahkan atau menggelapkan kulit tanpa mempengaruhi bagian tubuh lainnya.

  1. Faktor Lingkungan

Selain faktor internal, ada juga faktor eksternal yang mempengaruhi warna kulit bayi. Faktor eksternal Ini termasuk paparan sinar matahari, paparan debu dan polusi, kebersihan, alergi, dan paparan bahan kimia yang dapat menyebabkan kerusakan kulit.

Tidak seperti orang dewasa, anak-anak memiliki lapisan sel kulit yang masih sangat tipis dibandingkan orang dewasa karena pembentukan sel-sel yang masih belum sempurna. Jadi beberapa faktor eksternal di antaranya dapat memengaruhi produksi melanin dan warna kulit bayi Anda.

Bahan Alami Untuk Memutihkan Kulit Bayi

  1. Yogurt, Tomat, dan Oatmeal

Jika kulit si kecil terlihat kasar dan gelap, Moms bisa mencampurkan yogurt, ekstrak tomat, dan oatmeal dan oleskan pada kulit si kecil untuk mencerahkannya. Tomat sendiri mengandung antioksidan kuat yang disebut likopen yang dapat meningkatkan perlindungan kulit, merangsang produksi kolagen, dan meningkatkan pergantian sel kulit.

Yogurt juga dikenal sebagai bahan yang dapat menutrisi kulit sehingga lebih halus dan lembut sama halnya seperti oatmeal yang juga dapat membantu mencerahkan kulit. Moms bisa menggunakan salah satu bahan saja jika tidak memiliki bahan-bahan yang lain.

  1. Gel Lidah Buaya

Meskipun gel lidah buaya tidak mengubah warna kulit, ia mengandung zat yang meningkatkan aliran darah ke sel-sel kulit, mencegah hiperpigmentasi dan perubahan warna kulit, dan mengoleskan lidah buaya ke kulit dapat membantu menjaga kulit tetap bersih sehingga akan terlihat lebih cerah dan putih.

  1. Minyak Kelapa atau Minyak Zaitun

Memijat juga dapat meningkatkan kesehatan si kecil karena dapat meningkatkan sirkulasi darah termasuk menyehatkan kulit bayi. Dengan tambahan menggunakan minyak seperti minyak kelapa atau minyak zaitun dapat membuat kulit bayi menjadi lebih hangat, lembab, dan menjaga tekstur kulit bayi menjadi lebih halus dan bersih.

Mengapa Harus Menggunakan Bahan Alami Untuk Memutihkan Kulit Bayi?

Memang ada banyak cara untuk memutihkan kulit namun berbeda dengan orang dewasa, si kecil memiliki kulit yang lebih tipis sehingga lebih sensitif. Itulah mengapa si kecil tidak boleh sembarangan menggunakan bahan atau produk untuk orang dewasa karena dapat membahayakan kesehatan si kecil.

Penggunaan zat-zat alami seperti yang telah disebutkan di atas dapat mengubah warn kulit bayi Anda menjadi lebih bersih dan putih. Dalam prakteknya memang hasilnya tidak secepat yang diharapkan, namun dengan pemakaian rutin maka Moms akan melihat hasil yang diinginkan.

Manfaat dari bahan-bahan alami tersebut bukan hanya dapat mencerahkan kulit si kecil namun juga membuat kulit menjadi lebih lembut dan kenyal. Bahan-bahan seperti oatmeal, yogurt, dan susu tidak hanya bisa memutihkan kulit, tapi juga menghaluskan permukaan kulit.

Efek penggunaan bahan alami secara berkala juga dapat membuat kulit menjadi lebih wangi dengan aroma yang segar dan manis. Kulit si kecil mungkin akan memiliki beberapa bau khas apabila Moms menggunakan bahan-bahan alami seperti minyak atau buah-buahan.

Tidak ada alasan untuk tidak menggunakan bahan-bahan alami sebagai bahan untuk mencerahkan kulit. Apalagi karena dianggap aman bila dibuat sendiri. Namun bahan-bahan yang digunakan tentu haruslah yang segar dan berkualitas apalagi jika ingin digunakan untuk si kecil.

Batas Pemakaian Bahan Alami Untuk Memutihkan Kulit Bayi

Meskipun menggunakan bahan-bahan alami untuk memutihkan kulit bayi, ada baiknya agar Moms tetap berhati-hati dan tidak berlebihan saat menggunakan bahan alami ini. Karena meskipun merupakan bahan alami tanpa campuran bahan kimia, bahan tersebut tetap bukan untuk penggunaan sehari-hari bukan hanya untuk bayi namun juga orang dewasa.

Sebelum menggunakan bahan alami untuk memutihkan kulit, sangat disarankan untuk mencobanya sedikit di kulit bayi terlebih dahulu dibandingkan langsung mengoleskannya secara menyeluruh. Ini untuk menghindari iritasi atau kemungkinan si kecil tidak cocok dengan bahan tersebut. Sebaiknya jangan menggunakannya lebih dari dua kali dalam seminggu.

Hentikan Pemakaian Apabila Muncul Efek Samping

Penggunaan bahan-bahan alami memang lebih aman dibandingkan penggunaan bahan kimia untuk si kecil namun bukan berarti boleh bebas digunakan kapan saja seperti yang telah dijelaskan yaitu tidak lebih dari 2 kali dalam seminggu. Memang Moms ingin kulit si kecil lebih cerah dan sehat namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan.

  1. Kulit menjadi kering

Menggunakan bahan alami memang dapat membantu membuat kulit menjadi lembut dan lembab namun apabila kulit menjadi kering maka mungkin bahan alami tersebut mengiritasi kulit. Segera gunakan pelembap untuk mengatasi kulit kering dan hindari bahan alami tadi.

  1. Gatal-gatal

Apabila kulit tidak cocok, akan muncul tanda berupa gatal-gatal membuat si kecil menjadi tidak nyaman meskipun menggunakan bahan-bahan alami. Gatal-gatal yang terus dibiarkan telah terbukti sangat mengganggu karena dapat menyebabkan rasa sakit karena ada luka yang diakibatkan oleh si kecil yang terus menggaruk kulit. dan bahkan dapat membuat bayi Anda terjaga di malam hari.

  1. Muncul ruam merah

Jika ruam terjadi saat menggunakan bahan alami tersebut atau beberapa saat setelah menggunakan salah satu bahan alami, ada baiknya untuk segera membilas bahan tersebut. Munculnya ruam merah bisa jadi disebabkan karena adanya reaksi intoleransi kulit terhadap bahan tersebut. Ikuti cara memutihkan kulit balita yang benar dan segera hentikan jika timbul iritasi.

Semoga artikel yang kami sajikan bisa memiliki banyak manfaat untuk anda jika anda bingung dengan cara merawat balita dan hal lain anda bisa cek di drbrown.id. Anda juga dapat mendapatkan info produk drbrowns yang lengkap.

 

 

 

 

 

Loading...
@ Copyright 2016 - 2018 Kabarmaya.co.id